Showing posts with label Dunia Barat. Show all posts
Showing posts with label Dunia Barat. Show all posts

Thursday, October 25, 2012

PM Inggris David Cameron Sampaikan Pesan Idul Adha Kepada Umat Muslim

Inilah Pesan Idul Adha PM Inggris David Cameron
Perdana Menteri Inggris, David Cameron.

BERITA TERKINI, LONDON - Perdana Menteri Inggris David Cameron menyampaikan pesan Idul Adha kepada umat Muslim di seluruh dunia.
"Idul Adha merupakan waktu bagi keluarga dan kerabat. Waktu yang tepat untuk merayakan kebahagiaan dan kegembiraan," jelasnya dalam rilis yang diterima Republika, Kamis (25/10).

Perayaan Idul Adha ini , katanya, bersamaan dengan momentum perubahan yang terjadi dikalangan umat Muslim dan Non-Muslim di seluruh dunia. Tahun ini, rakyat Libya melaksanakan Pemilihan Umum untuk yang pertama kalinya dalam 47 tahun.

"Kita juga telah menyaksikan terpilihnya presiden-presiden baru di Mesir dan Somalia. Melihat agenda kedepan, Pakistan juga tengah mempersiapkan pemilihan umum untuk tahun 2013. Beberapa langkah penting menuju masa depan telah diambil oleh negara-negara di seluruh penjuru wilayah ini," jelas Cameron.

Ditengah perayaan dengan pengharapan terbaik bagi umat Muslim di seluruh dunia, di sisi lain konflik di Suriah terus berlanjut. Sebuah konflik yang berdampak terhadap umat Muslim dan Non-Muslim di Suriah.

"Salah satu cara untuk keluar dari mimpi buruk Suriah adalah dengan melangkah kedepan menuju transisi politik dan terus memperjuangkan kebebasan.

Dengan dimulainya Idul Adha, umat Muslim akan menikmati kesempatan istimewa ini, namun doa kami tetap menyertai mereka yang masih menderita dalam konflik berkepanjangan di manapun.

"Pada hari yang sangat penting ini, kepada umat Muslim di seluruh dunia, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha yang damai dan bahagia," ucapnya.

Sumber : Republika.online

Wednesday, October 24, 2012

Stadion Tergenang Banjir, Menteri Olahraga Polandia buat Surat Pengunduran Diri

Stadion Tergenang Air, Menteri Olahraga Polandia Mundur
Joanna Mucha

BERITA TERKINI, WARSAWA-Gara-gara lapangan sepakbola nasional di Stadion Kazimierz Gorski, Warsawa, Polandia, tergenang air dan banjir membuat Menteri Olahraga Polandia, Joanna Mucha mengajukan surat pengunduran diri kepada Perdana Menteri Polandia Donald Tusk.

Demikian pernyataan jurubicara pemerintah Polandia, Pawel Gras, di Warsawa, Polandia,  seperti dikutip AFP, Rabu (24/10 WIB.

Seperti diberitakan sebelumnya, pertandingan antara Polandia melawan Inggris pada kualifikasi Piala Dunia 2014 di Brasil tertunda karena hujan deras yang menyebabkan lapangan sepak bola tergenang dan banjir. wasit menghentikan pertandingan tersebut pada pertandingan yang dijadwalkan berlansung di Stadion Kazimierz Gorski, Warsawa, Polandia, pada Selasa (16/10) waktu setempat.

Setelah sempat ditunda sehari lantaran kondisi lapangan yang tak memadai tersebut, duel Polandia kontra Inggris akhirnya dilangsungkan pada, Rabu (17/10) waktu setempat. Pertandingan tersebut berakhir imbang 1-1.

''Menteri (Mucha) menyerahkan sendiri surat pengunduran dirinya kepada Perdana Menteri Donald Tusk pada Senin (22/10),'' kata Gras dalam jejaring sosial Twitter, setelah spekulasi mengenai pengunduran dirinya semakin meningkat.

Menurut Gras, keputusan itu diambil setelah laporan yang dinantikan pada Rabu (17/10) terhadap inspeksi resmi atas operasi di Badan Olahraga Nasional Polandia yang merupakan divisi dari Kementerian Olahraga. Lembaga tersebut mengelola Stadion Kazimierz Gorski yang menjadi arena andalan di jantung ibu kota Warasawa.

Stadion yang berkapasitas 58 ribu orang itu dibangun bagi kejuaraan Sepak Bola Eropa (Euro) 2012 dimana Polandia menjadi tuan rumah pada Juni lalu bersama dengan negara tetangganya Ukraina.

Para penggemar, pakar dan pemerintah mempertanyakan alasan atap stadion kebanggaan yang bisa ditarik itu, tidak ditutup menjelang pertandingan. Asosiasi sepak bola Polandia dan pengelola stadion saling melempar kesalahan serta sejumlah kritik juga menyatakan pemantau pertandingan dari Badan Sepak Bola Dunia, FIFA, gagal melakukan tugasnya.

Sumber : Republika.online