Showing posts with label Eropa. Show all posts
Showing posts with label Eropa. Show all posts

Wednesday, October 17, 2012

Perkembangan Islam Eropa Cemaskan Vatican

Vatikan Cemaskan Perkembangan Islam Eropa
Kota Vatikan

BERITA TERKINI, VATIKAN - Pejabat senior Katolik di Vatikan, Peter Turkson mengaku cemas akan perkembangan Islam di Eropa. Pernyataannya disampaikan pada sebuah diskusi akhir pekan lalu yang direkam dan diunggah ke Youtube.

Al Arabiya melaporkan, video berjudul 'Muslim Demographics' itu menjadi bahasan dalam pertemuan uskup internasional di Vatikan. Dalam video itu Kardinal asal Ghana itu memprediksi Prancis bakal menjadi Republik Islam pada 2048.

"Ketika kami tiba pagi tadi saya banyak ditanya, Siapa merencanakan pemutaran video itu? Siapa melakukan itu? Siapa di balik semua ini?" kata Pastor Thomas Rosica kepada wartawan.

Rosica berpendapat video itu sudah mematik diskusi panas selama tiga pekan konferensi. Resah akan komentar Turkson, seorang pastor berencana membantah prediksi Turkson. "Islam jadi kata kunci paling banyak disebut," ujar Rosica.

Pertumbuhan Islam di Benua Biru dilaporkan pesat. Selain banyak yang baru memeluk Islam, eksodus dari negara-negara Islam juga menjadi pemicu meningkatnya jumlah umat muslim di Eropa. 

Sumber : Republika.online

Monday, October 15, 2012

'Runtuhnya Mata Uang Euro Berpotensi Perang di Eropa'

'Runtuhnya Euro Bisa Picu Perang di Eropa'
Mata uang Euro (Ilustrasi)

BERITA TERKINI, LONDON -- Menteri Perdagangan Inggris, Vince Cable menilai runtuhnya mata uang tunggal Eropa berpotensi memicu perang di benua itu. Demikian dikatakan anggota partai Liberal Demokrat itu pada sebuah acara di Festival Sastra Cheltenham berjudul 'Penghematan, euro, dan kita'.

"Tidak ada jaminan otomatis. Konflik militer akan pecah di Eropa sebagai konsekuensi runtuhnya euro yang tak dapat diperkirakan," ujarnya.

"Saya pikir kita perlu mengambil stok, bahwa jika zona euro membuka cara yang bisa menghancurkan proyek Eropa - dan terdapat risiko yang bisa terjadi - konsekuensinya akan benar-benar tak terhitungkan," kata Cable lagi.

Mengenai pemberian Hadiah Nobel perdamaian kontroversial pekan lalu untuk Uni Eropa, menurut dia, mata uang tunggal diperkenalkan untuk membawa bangsa bersama-sama menentang nasionalisme dan membawa konflik yang ekstrim seperti yang terjadi dalam Perang Dunia Kedua.

"Kita cenderung melupakan, sampai kita diingatkan pada pekan lalu itu dengan Hadiah Nobel, bahwa proyek Eropa itu dibangun dalam rangka menyelamatkan Eropa dari nasionalisme dan konflik yang ekstrim . Tidak ada jaminan otomatis yang tidak akan kembali," tandas Cable.

Sumber : Republika.online