Sunday, March 14, 2010

BEBERAPA FAKTA TENTANG GEMPA BUMI

BEBERAPA FAKTA TENTANG GEMPA BUMI
Berapa banyak gempa yang terjadi dalam setahun, mungkin ratusan ribu jumlahnya. Dalam bulan maret ini aja sudah ada beberapa kali gempa. Di Indonesia sendiri pernah terjadi gempa bumi dahsyat yang mengakibatkan terpangkasnya tonjolan bumi.

Berikut beberapa fakta tentang gempa bumi.
1. Benar, pada 28 Maret 1964 Alaska, mengalami gempa 9,2 salah satu yang terbesar. Gempa itu membunuh 125 orang dan menyebabkan kerugian US$ 311 juta akibat rusaknya bangunan. Pada 9 Maret 1957, Kepulauan Andreanof Alaska juga mengalami gempa bumi 9,1.
Tapi tiga gempa bumi terbesar di AS terjadi pada bulan Februari, November dan Desember. Gempa bumi dahsyat di Chili tahun 2010 terjadi pada 27 Februari. Gempa bumi 9,3 yang melahirkan bencana tsunami Aceh pada tahun 2004 terjadi pada tanggal 26 Desember.

2. Bumi secara seismologi aktif selama 15 tahun terakhir, kata Stephen S Gao, seorang ahli geofisika di Missouri University of Science & Technology.

3. Ada sekitar 500.000 gempa bumi dalam setahun di seluruh dunia, seperti yang terdeteksi oleh instrumen sensitif. Sekitar 100.000 dapat dirasakan, dan lebih dari 100 menyebabkan kerusakan setiap tahun.

4. Matahari dan bulan menyebabkan gempa. Sudah lama diketahui benda langit itu menciptakan pasang surut. Sekarang peneliti mengatakan gaya tarik matahari dan bulan di Patahan San Andreas merangsang getaran di bawah tanah.

5. Tidak ada yang namanya "gempa cuaca." Secara statistik, ada pemerataan gempa bumi di wilayah bercuaca dingin, panas, hujan dan sebagainya, menurut US Geological Survey.
Para ilmuwan mengatakan cuaca tidak dapat mempengaruhi kekuatan beberapa mil di bawah permukaan bumi di mana gempa berasal.
Perubahan dalam tekanan udara di atmosfer sangat kecil dibandingkan dengan kekuatan-kekuatan dalam kerak bumi, dan efek dari tekanan udara tidak sampai di bawah tanah.

6. Tonjolan bumi terpangkas sedikit saat gempa bumi Aceh 9,0 tahun 2004 yang menghasilkan tsunami maut pada 26 Desember. Tonjolan perut bumi dalam kaitannya dengan pengukuran dari kutub ke kutub menyebabkan pengurangan kecil di tonjolan, membuat planet ini lebih bulat.

7. Pacific Ring of Fire adalah daerah yang paling aktif secara geologis. Tempat itu berupa lingkaran Samudera Pasifik, dari pantai Utara dan Amerika Selatan, Jepang, China dan Rusia. Wilayah itu merupakan mayoritas gempa bumi besar terjadi, saat batas lempeng utama bertabrakan.

8. Gempa terbesar yang pernah tercatat adalah 9,5 magnitudo di Chili pada 22 Mei 1960.

[inilah.com]

No comments:

Post a Comment