Thursday, June 17, 2010

Tips Membeli Kebahagiaan dengan Uang ?

Lama tak terdengar kabarnya, Keanu Reeves muncul di publik dalam kondisi yang tak begitu menggembirakan. Awal Juni lalu, foto-foto jepretan paparazzi memperlihatkan bintang trilogi The Matrix ini duduk sendirian di bangku taman sambil makan sandwich. Wajahnya terlihat kosong dan sedih. Penggemar yang tak tahan melihat kondisinya dalam foto tersebut lalu membuat pesan "Cheer Up Keanu Day".

Apa yang membuat Keanu begitu sedih? Bukankah ia tampan, kaya, dan populer? Apakah karena pamornya sudah mulai turun? Apakah karena ia tak punya pasangan tetap (meskipun bulan lalu paparazzi berhasil merekam gambarnya tengah berciuman dengan Charlize Theron)? Ataukah karena ia ingin settle down (ada yang mengatakan pria 45 ini kepingin sekali punya anak)? Ternyata, uang tak bisa memberinya kebahagiaan.

Tetapi, benarkah uang tak bisa memberi kebahagiaan pada kita? Jika Anda termasuk beruntung memiliki cukup uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti makanan dan tempat tinggal, tidakkah itu berarti uang bisa membuat Anda bahagia? Jika Anda bisa memenuhi kebutuhan lain yang lebih luas, yang artinya membutuhkan uang, bukankah itu berarti uang menentukan kebahagiaan Anda?

Rahasia menggunakan uang untuk membeli kebahagiaan adalah dengan menggunakan uang dengan cara yang bisa mendukung tujuan kebahagiaan Anda. Ingin tahu contohnya?

1. Menguatkan ikatan hubungan keluarga dan pertemanan. Penelitian menunjukkan bahwa memiliki kedekatan hubungan dengan keluarga dan teman-teman adalah salah satu elemen terpenting dalam kehidupan manusia. Coba bayangkan bila Anda bisa membeli tiket pesawat untuk mengunjungi adik Anda yang baru melahirkan di negara lain, pulang ke kampung halaman Anda hanya untuk menghadiri reuni SMA, atau menonton konser band favorit Anda di negara tetangga bersama sahabat.

2. Mengakhiri konflik perkawinan. Anda mungkin mempunyai masalah besar dengan suami karena Anda tinggal berjauhan darinya. Konflik mungkin akan berkurang jika Anda atau dia secara rutin saling mengunjungi seminggu sekali. Hal yang sama juga terjadi untuk masalah yang lebih sederhana. Misalnya, berhubung Anda tak memiliki pembantu rumah tangga, dan suami enggan menghabiskan sisa harinya dengan mengerjakan tugas-tugas rumah tangga, Anda kirim saja pakaian kotor ke laundry.

3. Meningkatkan mood. Salah satu cara paling cepat dan paling pasti untuk mendongkrak mood Anda adalah dengan berolahraga. Jika Anda bisa membeli iPad untuk memuaskan keinginan Anda browsing internet, mengikuti kelas yoga, atau menyewa pelatih pribadi untuk menurunkan berat badan Anda, bukankah itu juga merupakan investasi kebahagiaan?

4. Menyalurkan hobi. Menjalani aktivitas yang sama sekali berbeda dari pekerjaan Anda sehari-hari juga memberikan pengalaman refreshing yang luar biasa. Tak perlu dipungkiri pula bahwa banyak hobi kita yang butuh banyak uang untuk menjalaninya. Sebut saja traveling, kursus quilting, mountain biking, memancing, otomotif, dan berbagai hobi pria lain yang tergolong mahal. Pastikan bahwa uang yang Anda gunakan betul-betul memberikan pengalaman yang hebat, bukan sekadar memiliki sesuatu yang bersifat kebendaan.

5. Mendapatkan ketenangan dan keamanan. Kedamaian pikiran merupakan salah satu unsur kebahagiaan yang paling penting. Jadi, bila saldo rekening Anda di bank selalu sanggup mencukupi pembayaran tagihan kartu kredit, atau bahkan bisa diinvestasikan dalam bentuk lain, tak ada yang mengganggu pikiran Anda bukan?

6. Mendapatkan makanan yang sehat. Sudah bukan rahasia lagi bila makanan sehat kadang-kadang harus ditebus dengan biaya yang lebih mahal. Katering khusus diet, atau yang menggunakan bahan-bahan organik biasanya lebih mahal daripada yang biasa. Namun bila Anda mampu mendapatkannya, Anda bisa mendapatkan tubuh yang sehat. Dengan tubuh yang sehat, Anda bisa melakukan apa pun yang Anda inginkan, dan ini membuat Anda bahagia.

7. Memberikan sesuatu untuk orang lain. Mengapa Oprah Winfrey senang sekali memberikan kejutan hadiah-hadiah untuk penonton maupun tamu yang mengisi acaranya? Konon, karena ia senang sekali melihat ekspresi terkejut dan senang yang ditampilkan penontonnya. Dan, melihat orang bahagia saat menerima pemberian kita juga membuat kita bahagia. Apalagi bila pemberian kita itu bisa mengubah hidup orang yang menerimanya. Contohnya, menyumbangkan buku-buku untuk perpustakaan sekolah, atau memberikan modal usaha untuk tetangga yang sangat membutuhkan.

8. Menghadirkan sesuatu yang menjadi impian kita. Bentuknya bisa macam-macam, tergantung apa yang menjadi prioritas Anda. Sesuatu yang mungkin tidak layak diperjuangkan oleh orang lain, tetapi amat penting untuk kita. Bisa berupa apartemen yang berada di tengah kota (supaya Anda tak lagi dihadang kemacetan) saat hendak ke kantor, mobil mewah, home theater, ponsel canggih, bahkan mungkin kasur (yang harganya puluhan juta). Bagaimanapun, kebahagiaan bisa berbeda untuk setiap orang. Kuncinya adalah mengetahui apa yang Anda inginkan, dan apakah Anda mampu mendapatkannya.@femaleKompas

No comments:

Post a Comment