Showing posts with label Liverpool. Show all posts
Showing posts with label Liverpool. Show all posts

Saturday, March 10, 2012

Dalglish: Liverpool Harus Terus Melangkah


Sunderland - Kekalahan dari Sunderland membuat Liverpool kian sulit masuk ke zona empat besar. Namun, bagi Kenny Dalglish, ini bukanlah saatnya untuk menyerah.

Dengan kekalahan 0-1 di Stadium of Light, Sabtu (19/3/2012) malam WIB, posisi Liverpool tertahan di urutan tujuh klasemen sementara. Mereka kini tertinggal 10 poin dari Arsenal, si penghuni urutan empat, dengan 11 pertandingan tersisa menuju akhir musim.

Dengan jarak sedemikian jauh, wajar kalau kemudian peluang Liverpool masuk zona Liga Champions disebut tipis. Tapi, secara matematis peluang The Reds belum sepenuhnya habis. Segalanya masih bisa saja terjadi.

Dalglish pun menyebut bahwa ini bukanlah saatnya untuk menyerah. Ia menyebut, jika pada akhirnya gagal meraih posisi empat, maka bukan berarti Liverpool sepenuhnya buruk musim ini. Setidaknya, skuadnya sudah berhasil memboyong satu trofi, yakni Piala Carling.

"Kami akan mengatakan apa yang sudah kami katakan pada pertandingan paling pertama musim ini; kami akan memainkan semua pertandingan, menghitung poin yang berhasil dikumpulkan dan lihat di mana kami akan finis," ujar Dalglish di situs resmi klub.

"Jika kami berhasil naik ke posisi empat, maka itu akan fantastis bagi klub ini. Namun, menjuarai Piala Carling sangat fantastis dan melaju sampai babak keenam Piala FA adalah sesuatu yang lebih baik dari yang pernah kami dapat belakangan ini."

"Saya tidak berpikir bahwa performa yang kami tampilkan, terutama di kandang, mewakili jumlah poin yang kami miliki. Kami hanya harus terus melangkah, tetap bermain baik, menutup mulut kami, tak merasa menyesal, dan meraih poin sebanyak mungkin," tegasnya.

Liverpool kini tengah menjalani empat laga tanpa pernah meraih kemenangan di Premier League. Mereka hanya mendapatkan satu poin, yakni ketika bermain imbang 0-0 dengan Tottenham Hotspur.

Sementara, kemenangan terakhir Liverpool terjadi pada 31 Januari silam, ketika mereka menekuk Wolverhampton Wanderers 3-0.

Saturday, March 3, 2012

Robin Van Persie Taklukkan Anfield

Meski Arsenal tidak dominan, Robin van Persie berhasil menyumbangkan dua gol yang mengalahkan tuan rumah Liverpool 2-1.

Arsenal pantas berterima kasih kepada Robin van Persie yang menjadi aktor utama kemenangan 2-1 di markas Liverpool pada lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (3/3) petang.

Tiang gawang dan penampilan gemilang kiper Wojciech Szczesny menjadi penentu Arsenal tidak kebobolan banyak gol pada babak pertama. Menit 19, Luis Suarez yang melakukan umpan satu-dua dengan Dirk Kuyt terjatuh ketika sudah berhadapan dengan Szczesny. Wasit Mark Hasley menilainya sebagai pelanggaran, namun sang kiper berhasil mematahkan eksekusi penalti plus bola muntah yang dilepaskan Kuyt.

Ironisnya, gawang Szczesny justru dibobol rekan sendiri empat menit berselang. Umpan silang yang dilepaskan Stewart Downing malah dibelokkan Laurent Koscielny ke dalam gawang sendiri.

Tak lama berselang, Arsenal kembali terancam. Tendangan rendah Jordan Henderson masih bisa diselamatkan Szczesny. Bola muntah disambar Suarez dan beruntung bagi Arsenal tendangan itu hanya menyentuh tiang.



Arsenal berhasil membalas pada menit ke-31. Bacary Sagna mendapat terlalu banyak ruang di sektor kanan. Tanpa kawalan berarti dari Jose Enrique, Sagna melepas umpan silang sempurna yang dituntaskan Van Persie dengan sundulan. Itu merupakan gol ke-30 Van Persie musim ini.

Liverpool menghimpun kekuatan guna meraih kembali keunggulan. Sebelum turun minum, lagi-lagi peluang tuan rumah menghantam tiang. Umpan silang Charlie Adam disambar Kuyt. Szczesny sudah tidak berdaya menjangkau bola, tetapi masih ada tiang gawang yang mencegah bola menjadi gol.

Di awal babak kedua, Arsenal kehilangan Mikel Arteta yang cedera setelah tanpa sengaja berbenturan dengan Henderson. Keluar lapangan dengan ditandu petugas medis, Arteta lalu diganti dengan Abou Diaby.

Pertandingan berjalan dengan tempo sedang. Liverpool lebih mendominasi penguasaan bola dan mampu menciptakan sejumlah peluang melalui dua sektor sayap. Duet Koscielny dan Thomas Vermaelen pun dipaksa bekerja keras mengamankan pertahanan Arsenal.

Pada menit ke-72, dalam kesempatan yang jarang didapat, Theo Walcott menyambar umpan datar Kieran Gibbs yang berakselarasi di sayap kiri. Tendangan Walcott mengenai Martin Kelly dan diblok kaki Pepe Reina.

Saat pertandingan seperti akan berakhir sama kuat, Alex Song melihat celah di lini belakang Liverpool. Van Persie terlepas dari kawalan dan melepaskan tendangan voli ke tiang dekat tanpa bisa dicegah Reina. Gol tercipta dua menit memasuki tambahan waktu babak kedua.

Dua gol Van Persie tak mampu dibalas Liverpool hingga wasit Hasley meniup peluit panjang.

Sunday, February 19, 2012

The Reds Menang Meyakinkan

Umpan sundulan Andy Carroll yang berhasil diselesaikan menjadi gol oleh Luis Suarez. Liverpool menang 6-1 atas Brighton/Getty Images
LIVERPOOL – Liverpool berhasil menang meyakinkan 6-1 atas Brighton and Have Albion. Uniknya, tiga dari enam gol kemenangan The Reds dihasilkan oleh gol bunuh diri lawan.

Berkat kemenangan ini, Liverpool berhak melaju ke perempat final Piala FA untuk pertama kalinya dalam enam tahun terakhir. Di perempat final yang baru akan dilangsungkan pada 17 Maret mendatang, anak-anak asuhan Kenny Dalglish ini sudah ditunggu oleh Stoke City.

Gol-gol kemenangan Liverpool dijaringkan oleh Martin Skrtel (5’), bunuh diri Liam Bridcutt (44’ dan 71’), Andy Carroll (57’), bunuh diri Lewis Dunk (75’), dan Luis Suarez (84’). Satu-satunya gol Brighton dicetak oleh Kazenga LuaLua (18’).

Bertanding di Stadion Anfield, Minggu (19/2/2012), The Reds langsung unggul cepat di menit kelima lewat sundulan bek Martin Skrtel memanfaatkan tendangan penjuru Steven Gerrard.

Namun, Brighton yang dilatih oleh eks pemain Chelsea Gustavo Poyet secara mengejutkan bisa menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Kazanga LuaLua di menit ke-18.

Mantan pemain Newcastle United ini melesakkan tendangan bebas mendatar yang menembus pagar hidup Liverpool dan menerjang ke gawang Pepe Reina. Brighton satu Liverpool pun satu.

Pada menit ke-28, Luis Suarez nyaris membuat publik Anfield bersorak saat tendangannya sudah mengecoh kiper Peter Brezovan. Namun, bek Lewis Dunk secara luar biasa masih bisa menghalau bola tepat di garis gawang.

Sialnya, Dunk justru melakukan gol bunuh diri konyol di menit ke-75. Mencoba mengontrol bola dengan gerakan juggling di depan gawang yang sudah kosong, bola malah bergulir ke gawang sendiri dan usahanya menghalau bola terlambat karena keburu melewati garis gawang.

Di saat babak pertama sepertinya akan berakhir imbang, Liverpool akhirnya unggul di menit ke-45. Lagi-lagi gol berawal dari sepak pojok Gerrard yang menciptakan kemelut di kotak penalti Brighton dan sundulan Sam Vokes di garis gawang malah membentur Bridcutt hingga bola pun masuk ke gawang sendiri.

Di babak kedua dominasi The Reds semakin menjadi. Liverpool empat gol lagi di mana dua diantaranya dihasilkan oleh dua gol bunuh diri.

Diawali oleh tendangan first time Carrol menyelesaikan kerja sama cantik di menit ke-57, The Reds kembali menambah keunggulannya di menit ke-71 setelah tendangan Gerrard dari sudut sempit malah dibelokkan Bridcutt ke gawangnya sendiri. Itu merupakan gol bunuh diri kedua Bridcutt di laga tersebut.

Pesta gol Liverpool akhirnya ditutup oleh sundulan Suarez di menit ke-84 memanfaatkan umpan Carroll. The Reds bahkan berpeluang membuat kedudukan menjadi 7-1 andai penalti Suarez di menit ke-81 tidak ditepis oleh Brezovan.

Kemenangan 6-1 ini sekaligus memperpanjang catatan tak terkalahkan Liverpool di Anfield menjadi 15 pertandingan.

Susunan pemain:

Liverpool (4-4-2): 25-Reina; 2-Johnson, 23-Carragher, 37-Skrtel, 3-Jose Enrique; 14-Henderson (18-Kuyt 76’), 8-Gerrard (33-Shelvey 76’), 26-Adam, 19-Downing (18-Maxi Rodriguez 76’); 7-Suarez, 9-Carroll.
Pemain cadangan: 32-Doni, 16-Coates, 34-Kelly, 20-Spearing.

Brighton (4-4-2): 1-Brezovan; 14-Inigo Calderon, 5-Dunk, 6-Adam El-Abd (12-Smith 69’), 3-Greer; 20-Buckley (11-Noone 46’), 8-Navarro, 26-Bridcutt, 25-LuaLua; 24-Vokes (15-Vicente 69’), 9-Barnes.
Pemain cadangan: 16-Ankergen, 20-Vindelot, 17-Harley, 23-Agdestein.

Saturday, February 11, 2012

Rooney Bawa Iblis Merah Benamkan The Reds


MANCHESTER - Manchester United berhasil memetik poin penuh setelah berhasil menang 2-1 atas Liverpool. Dua gol United dipersembahkan oleh Wayne Rooney di menit awal babak kedua, sementara gol Liverpool dicetak oleh striker kontroversial, Luis Suarez.

Atmosfer laga makin memanas sebelum pertandingan dimulai. Pasalnya, Luis Suarez menolak untuk berjabat tangan dengan Patrice Evra sebelum dimulainya laga, padahalnya Evra sudah memberikan tangan kepada Suarez.

United tampil mendominasi lewat umpan pendek dan penguasaan bola, namun Liverpool yang mendapat peluang emas lebih dulu. Glen Johnson yang mendapat bola dari Suarez melepas tembakan, namun arah bolanya masih melebar dari gawang United.

United pun memberikan respon di menit 18. Rafael da Silva yang mendapat bola umpan Antonio Valencia, melakukan tusukan ke kotak penalti Liverpool, kemudian melepas tembakan melengkung. Sayang, bolanya mengarah ke pelukan Pepe Reina.

Paul Scholes nyaris membuat papan skor berubah di menit 31. Mendapat umpan cantik dari Ryan Giggs, Scholes melepas sundulan ke arah gawang United, namun refleks cepat Reina membuat bola gagal menembus gawang Liverpool.

Suarez sempat mendapat peluang emas di menit akhir. Berhasil melewati Evra, Suarez pun berlari sendiri menuju gawang United. Tetapi Ferdinand yang berlari di belakangnya dengan sigap merebut bola dari samping, dan membuat skor tidak berubah 0-0 hingga turun minum.

Para punggawa Iblis Merah seakan mengamuk di babak kedua. Baru dua menit babak kedua dimulai, Old Trafford langsung membahana. Pasalnya, Wayne Rooney berhasil melepas tembakan voli dan gagal ditepis Reina, membuat United unggul 1-0 dari Liverpool.

Dua menit kemudian, tepatnya di menit ke 49, Old Trafford kembali bergemuruh. Valencia berhasil mencuri bola dari kaki Jay Spearing dan mengirim umpan manis ke Rooney. Sambil berlari, Rooney melepas tembakan dan gagal ditepis Reina, dan membuat skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan United.

Liverpool akhirnya mampu mengejar ketertinggalan di menit 80. Berawal dari tendangan bebas yang diambil Charlie Adam, bola dihalau dengan tidak sempurna oleh Rio Ferdinand, dan jatuh ke kaki Suarez. Penyerang yang sepanjang laga mendapat sorakan dari suporter United langsung menembak bola tanpa bisa dijangkau David De Gea dan membuat skor di papan pertandingan berubah menjadi 2-1.

David De Gea menciptakan penyelamatan brilian di akhir babak kedua, tepatnya di menit 92. Bola keras hasil tendangan Johnson ditepis sempurna oleh kiper muda asal Spanyol tersebut dan membuat skor tetap bertahan 2-1 hingga akhir laga.

Susunan Pemain Kedua Tim:

United
: De Gea, R. Ferdinand, P. Evra, J. Evans, Rafael, M. Carrick, A. Valencia, R. Giggs, P. Scholes, W. Rooney, D. Welbeck

Liverpool: Pepe Reina, G. Johnson, D. Agger, M. Škrtel, José Enrique, S. Downing (C. Bellamy/61’), S. Gerrard, J. Spearing (A. Carroll/61’), J. Henderson, D. Kuyt (C. Adam,/75’), L. Suarez

Sumber : Okezone.com

Monday, February 6, 2012

Spurs Imbangi The Reds di Anfield

 Gareth Bale (kiri) dan Dirk Kuyt (kanan). (Foto: Getty Images)
LIVERPOOL – Liverpool harus puas bermain imbang tanpa gol saat melawan Tottenham Hotspurs di Anfield, Selasa (7/2/2012) dini hari WIB. Dengan hasil ini kedua tim harus puas berbagi satu poin saja.

Pasukan The Reds gagal menuntaskan balas dendam kekalahan 4-0 dari Spurs pada September lalu. Liverpool tidak mampu berbuat banyak di depan publiknya sendiri saat menjamu Spurs dalam laga lanjutan Premier League pekan ke-24 ini.

Dengan hasil imbang ini kedua tim tidak berubah dari posisinya masing-masing di klasemen sementara Premier League. Liverpool masih berada di posisi ke tujuh dengan raihan 39 poin, sedangkan Tottenham Hotspur tetap di posisi ketiga dengan jumlah poin 50 terpaut tujuh angka dengan pemuncak klasemen, Manchester City.

Babak Pertama
Liverpool yang menjamu Spurs langsung bermain cepat sejak peluit babak pertama dibunyikan dan melalukan serangan ke daerah pertahanan. Namun, sayang barisan belakang The Lilywhites masih cukup tangguh untuk ditembus.

Para punggawa The Reds membuka peluangnya di menit ke empat lewat Andy Carroll, sayang dirinya harus dijatuhkan oleh bek dari Spurs. Wasit Michael Olive pun tidak memberikan hadiah penalti kepadanya.

Memasuki menit ke enam Liverpool kembali membuka peluang untuk menciptakan gol lewat tendangan bebas usai Glen Johnson dilanggar di luar kotak penalti. Namun, Steven Gerrard yang bertindak sebagai algojo tendangannya masih dapat ditahan oleh pagar hidup dari pemain Spurs.

Uniknya dalam laga yang cukup krusial ini pertandingan harus terhenti di menit ke-11, pasalnya terdapat  seekor kucing yang memasuki lapangan dan menghampiri gawang Spurs yang dijaga oleh Brad Friedel.

Tim tamu yang pada pertemuan pertama berhasil menang dengan skor 4-0 ini hanya memberikan perlawan lewat serangan balik saja lewat Gareth Bale dan Luka Modric. Akan tetapi pada laga ini para barisan belakang cukup tampil mengesankan dan susah ditembus para penyerang Spurs.

The Reds malah kembali mendapatkan peluang di menit ke-33 ketika Gerrard memberikan umpang kepada Jay Spearing. Tapi, tendangan keras oleh Spearing masih melumbung tinggi di atas gawang Spurs.

Tim asuhan Kenny Dalglish kembali mendapatkan tendangan bebas di menit 38 hasil dari dilanggarnya Gerrard oleh Scott Parker. Namun, lagi-lagi tendangan dari sang kapten harus membentur para pemain Spurs.

Gareth Bale kembali mendapatkan peluang di menit-menit akhir babak pertama tapi tendangannya dari dalam kotak penalti masih cukup lemah hingga mudah di tangkap oleh kiper Liverpool, Pepe Riena.

Hingga babak pertama usai kedua tim masih belum bisa menciptakan gol hingga kedudukan masih imbang 0-0.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Liverpool dan Spurs mulai bermain dnegan terbuka dan saling melakukan jual beli serangan. Tempo permainan pun lebih cepat dibandingkan babak pertama.

Akan tetapi Liverpool masih cukup menguasai jalannya pertandingan dan beberapa kali cukup membahayakan daerah The Lilywhites. Namun, dewi fortuna sepertinya masih belum datang ke pihak tuan rumah, karena selalu gagal dalam upaya menciptakan gol.

Memasuki pertengahan babak kedua kedua tensi pertandingan mejadi panas hingga kartu kuning harus keluar dari saku wasit. Seperti yang terjadi di menit 53 di mana Bale harus bersitegang dengan Daniel Agger.

Perminan yang dimainkan oleh para punggawa Spurs kurang berkembang, mungkin dikarenakan tidak hadirnya sang pelatih Harry Redknapp yang harus terhadang oleh cuaca usai menjalani persidangan kasus penggelapan pajak dirinya.

Kembali ke pertandingan, The Reds menciptakan peluang besar untuk menciptakan gol lewat Carroll di menit 73. Namun, sayang tendangannya masih melumbung tinggi di atas gawang Brad Friedel.

Keputusan Dalglish menggantikan Dirk Kuyt dengan Luis Suarez cukup memberikan perubahan ke gaya permainan Liverpool. Namun, usahanya tersebut masih belum berhasil membuat gol bagi timnya.

Hingga tambahan waktu empat menit kedua masih tidak mampu menciptakan satu gol pun. Kedua tim pun harus puas berbagi satu poin karena hanya mampu bermain imbang tanpa gol hingga babak kedua berakhir.

Susunan Pemain:
Liverpool: Pepe Reina; Glen Johnson, Daniel Agger, Martin Skrtel, Martin Kelly, Steven Gerrard, Charlie Adam, Jay Spearing, Dirk Kuyt (Luis Suarez ’66),  Craig Bellamy (Stewart Downing ’73), Andy Carroll

Tottenham Hotspur: Brad Friedel, Michael Dawson, Ledley King, B. Assou-Ekotto, Gareth Bale,  Kyle Walker, Niko Kranjcar (D. Rose ’88), Luka Modric, Scott Parker, Jake Livermore, Emmanuel Adebayor (Louis Saha ’72)

 Sumber : okezone.com