Showing posts with label Piala FA. Show all posts
Showing posts with label Piala FA. Show all posts

Sunday, February 19, 2012

The Reds Menang Meyakinkan

Umpan sundulan Andy Carroll yang berhasil diselesaikan menjadi gol oleh Luis Suarez. Liverpool menang 6-1 atas Brighton/Getty Images
LIVERPOOL – Liverpool berhasil menang meyakinkan 6-1 atas Brighton and Have Albion. Uniknya, tiga dari enam gol kemenangan The Reds dihasilkan oleh gol bunuh diri lawan.

Berkat kemenangan ini, Liverpool berhak melaju ke perempat final Piala FA untuk pertama kalinya dalam enam tahun terakhir. Di perempat final yang baru akan dilangsungkan pada 17 Maret mendatang, anak-anak asuhan Kenny Dalglish ini sudah ditunggu oleh Stoke City.

Gol-gol kemenangan Liverpool dijaringkan oleh Martin Skrtel (5’), bunuh diri Liam Bridcutt (44’ dan 71’), Andy Carroll (57’), bunuh diri Lewis Dunk (75’), dan Luis Suarez (84’). Satu-satunya gol Brighton dicetak oleh Kazenga LuaLua (18’).

Bertanding di Stadion Anfield, Minggu (19/2/2012), The Reds langsung unggul cepat di menit kelima lewat sundulan bek Martin Skrtel memanfaatkan tendangan penjuru Steven Gerrard.

Namun, Brighton yang dilatih oleh eks pemain Chelsea Gustavo Poyet secara mengejutkan bisa menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Kazanga LuaLua di menit ke-18.

Mantan pemain Newcastle United ini melesakkan tendangan bebas mendatar yang menembus pagar hidup Liverpool dan menerjang ke gawang Pepe Reina. Brighton satu Liverpool pun satu.

Pada menit ke-28, Luis Suarez nyaris membuat publik Anfield bersorak saat tendangannya sudah mengecoh kiper Peter Brezovan. Namun, bek Lewis Dunk secara luar biasa masih bisa menghalau bola tepat di garis gawang.

Sialnya, Dunk justru melakukan gol bunuh diri konyol di menit ke-75. Mencoba mengontrol bola dengan gerakan juggling di depan gawang yang sudah kosong, bola malah bergulir ke gawang sendiri dan usahanya menghalau bola terlambat karena keburu melewati garis gawang.

Di saat babak pertama sepertinya akan berakhir imbang, Liverpool akhirnya unggul di menit ke-45. Lagi-lagi gol berawal dari sepak pojok Gerrard yang menciptakan kemelut di kotak penalti Brighton dan sundulan Sam Vokes di garis gawang malah membentur Bridcutt hingga bola pun masuk ke gawang sendiri.

Di babak kedua dominasi The Reds semakin menjadi. Liverpool empat gol lagi di mana dua diantaranya dihasilkan oleh dua gol bunuh diri.

Diawali oleh tendangan first time Carrol menyelesaikan kerja sama cantik di menit ke-57, The Reds kembali menambah keunggulannya di menit ke-71 setelah tendangan Gerrard dari sudut sempit malah dibelokkan Bridcutt ke gawangnya sendiri. Itu merupakan gol bunuh diri kedua Bridcutt di laga tersebut.

Pesta gol Liverpool akhirnya ditutup oleh sundulan Suarez di menit ke-84 memanfaatkan umpan Carroll. The Reds bahkan berpeluang membuat kedudukan menjadi 7-1 andai penalti Suarez di menit ke-81 tidak ditepis oleh Brezovan.

Kemenangan 6-1 ini sekaligus memperpanjang catatan tak terkalahkan Liverpool di Anfield menjadi 15 pertandingan.

Susunan pemain:

Liverpool (4-4-2): 25-Reina; 2-Johnson, 23-Carragher, 37-Skrtel, 3-Jose Enrique; 14-Henderson (18-Kuyt 76’), 8-Gerrard (33-Shelvey 76’), 26-Adam, 19-Downing (18-Maxi Rodriguez 76’); 7-Suarez, 9-Carroll.
Pemain cadangan: 32-Doni, 16-Coates, 34-Kelly, 20-Spearing.

Brighton (4-4-2): 1-Brezovan; 14-Inigo Calderon, 5-Dunk, 6-Adam El-Abd (12-Smith 69’), 3-Greer; 20-Buckley (11-Noone 46’), 8-Navarro, 26-Bridcutt, 25-LuaLua; 24-Vokes (15-Vicente 69’), 9-Barnes.
Pemain cadangan: 16-Ankergen, 20-Vindelot, 17-Harley, 23-Agdestein.

Saturday, February 18, 2012

Sunderland 'Tendang' Arsenal Dari Piala FA



Sunderland mengakhiri perjalanan Arsenal di gelaran Piala FA usai memetik kemenangan 2-0 di babak kelima, Minggu (19/2) dini hari WIB.

Arsenal tampaknya belum melupakan kekalahan telak dari AC Milan di ajang Liga Champions, tengah pekan lalu. Anak-anak asuh Arsene Wenger kerap berada di bawah tekanan para pemain Sunderland yang tampil maksimal di hadapan pendukung mereka di Stadium of Light.

Pertandingan baru berjalan sepuluh menit ketika Arsenal dipaksa melakukan penggantian pemain pertamanya. Francis Coquelin terlihat mengalami cedera hamstring ketika tengah membawa bola dan harus ditarik keluar. Bek senior Prancis Sebastien Squillaci diturunkan untuk mengisi posisinya.
The Gunners sempat terancam kehilangan Aaron Ramsey ketika gelandang Wales tersebut terlihat mencederai dirinya, tidak lama setelah Coquelin keluar dari lapangan. Beruntung bagi Arsenal, Ramsey masih bisa melanjutkan permainan.

Gawang Lukasz Fabianski sempat dua kali terancam melalui aksi Stephane Sessegnon dan James McClean pada 30 menit awal pertandingan. Namun, skuad besutan Martin O'Neill belum berhasil memecah kebuntuan.

Sementara, Arsenal sendiri mendapat peluang emas lewat kerjasama Robin van Persie dan Gervinho di menit ke-32. Van Persie meneruskan umpan terobosan Gervinho ke depan gawang, namun sebelum melepaskan tendangan ke gawang Simon Mignolet, bomber Belanda terjatuh dan menuntut penalti dari wasit Howar Webb. Tetapi, Webb tidak mengacuhkan permintaan tersebut.

Gol yang ditunggu pendukung The Black Cats akhirnya tiba di menit ke-40. Berawal dari pelanggaran Johan Djourou, wasit memberikan hadiah tendangan bebas kepada kubu tuan rumah. Eksekusi Sebastian Larsson sebenarnya berhasil diblok oleh Thomas Vermaelen. Namun, bola rebound jatuh ke kaki Kieran Richardson yang segera membawa Sunderland unggul 1-0 setelah tendangannya tidak berhasil dihalau Fabianski.
Tidak banyak perubahan di babak kedua. Skuad Meriam London belum menemukan performa terbaik untuk menembus pertahanan tuan rumah dan menyamakan kedudukan.

Wenger memutuskan menarik masuk Ramsey dan menurunkan Tomas Rosicky sebagai gantinya. Squillaci, yang menggantikan Coquelin di babak pertama, agaknya juga mengalami cedera sehingga Wenger pun memasukkan Theo Walcott.

Sayangnya, pergantian pemain itu tidak berpengaruh banyak pada permainan Arsenal. Meski sempat mendapat peluang emas lewat tendangan bebas Van Persie serta tandukan Vermaelen, The Gunners belum juga berhasil menjebol gawang Mignolet.

Arsenal akhirnya harus mengubur asa melangkah ke babak berikutnya menyusul gol bunuh diri Alex Oxlade-Chamberlain yang tidak sengaja menyambar bola hasil umpan silang Larsson di menit 79.
Keunggulan 2-0 sudah cukup untuk membawa Sunderland melaju ke babak perdelapan-final Piala FA.

Sumber : goal.com

Daniel Sturridge Selamatkan Chelsea


Chelsea harus menjalani laga ulangan di kandang Birmingham City.

Chelsea ingin menjadikan laga ini untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain, dan membuka jalur ke podium juara Piala FA. Yang terjadi adalah mereka susah payah menyelamatkan diri dari kekalahan di depan publiknya.

Birmingham membuka skor lebih dulu lewat Danny Murphy menit ke-20. The Blues gagal menyamakan kedudukan sampai babak pertama usai.

 
Di babak kedua, Daniel Sturridge -- striker belia yang mulai frustrasi akibat jarang dimainkan -- menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol tandukan menit ke-62.

Chelsea berupaya membalikan keadaan, tapi aliran bola ke Sturridge dan Didier Drogba selalu bisa dihentikan pemain belakang Birmingham. Juan Mata dan Frank Lampard juga tak kreatif menciptakan peluang dari lapangan tengah.

Hasil ini memaksa Chelsea harus menjalani laga kedua di kandang Birmingham.

Andre Villas-Boas mungkin harus berterima kasih kepada Sturridge. Sebelum laga, The Mirror memberitakan Roman Abramovich akan menjadikan hasil melawan Birmingham sebagai alasan untuk membahas masa depan pelatih asal Portugal itu.

Laga lainnya adalah saat Chelsea menghadapi Napoli di Liga Champions. Jika Chelsea tampil buruk lagi, dan kalah, bukan tidak mungkin Abramovich mendepak Villas-Boas.



Danny Murphy tahu Chelsea bermasalah di lini belakang, dan ia mengejutkan tuan rumah dengan gol yang membuat Birmingham unggul lebih dulu. Fans The Blues kian frustrasi ketika Colin Doyle membuat penyelamatan brilian untuk menggagalkan eksekusi penalti Juan Mata.

Sebelum Sturridge mencetak gol balasan, Villas-Boas terlihat tegang. Ia mempersiapkan laga ini sebaik mungkin, tapi seolah tidak melakukan apa-apa sejak pertemuan hari Minggu yang diwarnai adu mulut pelatih dan pemain.

Di tribun stadion, fans Chelsea meneriakan kata-kata; "You're getting sacked in the morning." Kalimat itu terus disuarakan sampai wasit meniup peluit usai pertandingan.

Chelsea nyaris mempermalukan dirinya ketika David Luiz gagal mengamankan bola dari daerah pertahanannya. Bola tembakannya mengenai kepala pemain Birmingham, dan nyaris dimanfaatkan lawan menjadi gol.

Curtis Davies menahan laju Torres, yang berlari untuk menerima umpan Sturridge. Setelah itu Sturridge meminta wasit memberikan penalti.

Jan Obi Mikel bermain buruk, dan digantikan Salomon Kalou. Di tribun, fans berteriak-teriak meminta Villas-Boas memasukan Lampard.

Lampard akhirnya masuk menggantikan Mata, setelah kedudukan 1-1. Namun pergantian itu tidak populer, karena waktu laga tersisa ujuh menit.

Lampard mendapat satu kesempatan mencetak gol lewat titik penalti saat laga memasuki injury time. Ia gagal. Curtis Davies melakukan upaya terakhir untuk menjebol gawang Chelsea kali kedua, tapi tandukannya terlalu dekat dengan lemah dan dekat dengan Petr Cech.